Postingan

Menampilkan postingan dari 2026

Pembungkaman Media dan My Little Bolu Ketan

               Beberapa hari terakhir ini ketika saya scroll TikTok atau Instagram, ada satu lagu yang sering kali muncul, begini liriknya: MBG, Mas Bahlil Ganteng Buah apa yang paling manis? Buahlil! Tambah ganteng aja, my little bolu ketan. Lagu dengan suara imut hasil buatan AI dengan nada yang juga sangat easy listening ini jadi terngiang terus di telinga. Rasanya puas sekali ikut menyanyikan bagian lagu BUAHLIL! Selain lagu mengenai Menteri Bahlil ini juga ada konten lain yang sering kali muncul seperti orang-orang yang berbalas komen atau membuat video mengenai orang desa yang tidak menggunakan dolar. Dari konten nilai daun-daunan untuk membayar, juga teks-teks orang yang ingin melakukan barter barang-barang miliknya. Pesan yang disampaikan sama, kami memang tidak memakai dolar, kami masih bertransaksi dengan barter atau menggunakan daun sebagai alat pembayaran. Koten-koten ini benar-benar menjadi hiburan di tengah menegangkannya kehid...

Mengakhiri Relasi, Menemukan Diri

Tiga bulan lalu aku baru mengakhiri relasi tidak jelas bersama orang yang itu lah ya (YTTA). Relasi yang harus dijalankan dengan sembunyi-sembunyi, seharusnya. Tapi karena sudah berjalan sepuluh tahun, akhirnya yaaa, ya sudah lah ya. Pada umumnya teman-teman yang sudah ngoborol denganku lebih dari satu jam tahu lah apa yang aku lakukan.  Setelah perjalanan tarik ulur selama sepuluh tahun sejak 2015, melewati fase saling block komunikasi, ngamuk-mengamuk, merasa diselingkuhi, merasa dilecehkan, berusaha menyelesaikan masalah dengan menghubungi otoritas, sampai masa-masa damai yang terlalu damai hingga terasa memuakkan. Akhirnya di awal Februari, mungkin bukan keputusan yang dibuat dengan sangat sadar, aku berpamitan, dan berhenti menghubunginya. Entah sejak kapan tepatnya, keputusan untuk mengakhiri hubungan menjadi ide yang semakin solid di dalam kepalaku. Desember aku mulai membombardir diri dengan nonton short drama Cina, memasukkan ide baru di dalam kepala tentang narasi cinta y...

Tahun Apalah ini?

Gambar
Dua ribu duapuluh enam baru masuk bulan ketiga, tapi rasanya hidup begini amat ya... Berita kematian yang datang tidak habis-habisnya. Salah satu yang sangat mengejutkan adalah hilangnya Mas Sigit, tukang fotocopy kesayangan yang dikabarkan hilang saat mancing di tepi laut. Kabar yang datang seminggu setelah kejadian gegara aku mau pesan buku dan ga dibalas-balas, malah dapat berita mengejutkan.  Berita lain adalah PHK yang terjadi di lingkaran A1, lalu kasus KS yang menimpa teman satu komunitas. Untuk pertama kalinya aku melihat KS dari sisi pelaku. Melihat dan bahkan mengalami sendiri kekacauan yang terjadi karena satu kejadian yang dilakukan dengan tidak adanya pertimbangan. Memperbaiki beberapa kerusakan yang ditinggalkan, ikut merasakan khawatirnya akan masa depan beberapa orang yang aku kenal langsung manusianya.  Belum habis rasa terkejut ini, masih menyesuaikan diri dengan semua perubahan yang terjadi. Semalam satu lagi kabar kematian datang. Dab Supri bakso yang pergi...