Mengakhiri Relasi, Menemukan Diri
Tiga bulan lalu aku baru mengakhiri relasi tidak jelas bersama orang yang itu lah ya (YTTA). Relasi yang harus dijalankan dengan sembunyi-sembunyi, seharusnya. Tapi karena sudah berjalan sepuluh tahun, akhirnya yaaa, ya sudah lah ya. Pada umumnya teman-teman yang sudah ngoborol denganku lebih dari satu jam tahu lah apa yang aku lakukan. Setelah perjalanan tarik ulur selama sepuluh tahun sejak 2015, melewati fase saling block komunikasi, ngamuk-mengamuk, merasa diselingkuhi, merasa dilecehkan, berusaha menyelesaikan masalah dengan menghubungi otoritas, sampai masa-masa damai yang terlalu damai hingga terasa memuakkan. Akhirnya di awal Februari, mungkin bukan keputusan yang dibuat dengan sangat sadar, aku berpamitan, dan berhenti menghubunginya. Entah sejak kapan tepatnya, keputusan untuk mengakhiri hubungan menjadi ide yang semakin solid di dalam kepalaku. Desember aku mulai membombardir diri dengan nonton short drama Cina, memasukkan ide baru di dalam kepala tentang narasi cinta y...