Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2009

Alone=Lonley????

Gambar
Beberapa minggu terakhir ini aku menemui kesulitan untuk menikmati waktu untuk diriku sendiri. Rasanya berada dalam situasi yang terburu-buru, mendesak dan padat oleh banyak orang dan berbagai aktivitas. Wajar saja si sebenarnya kalau dilihat sekarang sudah akhir semester dan tugas yang harus segera diserahkan juga sudah menumpuk. Dan jiwa ini rasanya sudah sampai pada batas ketahanannya. Gejala-gejala stress sudah mulai terlihat, seperti emosi yang tidak stabil, gelisah terus-menerus, merasa dikejar-kejar, kelelahan, metabolisme tubuh yang menjadi tidak stabil, sariawan yang tidak sembuh-sembuh, daya tahan tubuh menurun dan kesulitan tidur di malam hari. Oleh karena sebab-sebab di ataslah mengapa menjadi sendiri itu teramat penting untuk kelangsungan kehidupanku. Dengan menikmati waktu sendiri maka ada beban yang diangkat dari pundakku. Dengan sendirian aku bisa menjadi egois dan melakukan hal-hal yang aku sukai, bisa pergi kemana saja yang aku mau tanpa memikirkan apakah orang lain

Menikah

Gambar
Dalam 2 tahun terakhir ini, ada beberapa hal yang buat aku merasa sudah tua, atau istilah lebih halusnya dewasa lah. Dan salah satunya adalah teman-temanku sudah mulai memasuki jenjang kehidupan yang baru yaitu pernikahan (Pernikahan di sini adalah pernikahan yang sesungguhnya, direncanakan, disetujui pihak keluarga dan dipublikasikan. Bukan pernikahan karena kecelakaan, ke gap ML atau kehamilan). Temen-temen yang dulu jaman SMP dan SMA masih sama-sama maen-maen, gila-gilaan, kejar-kejaran, ngemall, tongkrong sekarang atau sebentar lagi sudah menjadi ibu dan bapak. Mungkin mereka memang sudah siap. Tapi ada beberapa yang kuanggap romantis dan mungkin kurang realistis, atau bisa juga aku yang sinis memandang lembaga pernikahan. Dalam usia 21 atau 22 tahun. Baru lulus kuliah, masih berusaha menemukan hidup kita sendiri. Ada seorang teman yang memandang bahwa setelah meikah ia akan memasuki suatu kondisi yang aman dan nyaman. Bergantung pada suami, hidup mengurus urusan domestik, bekerja

Global Warming

Gambar
Mungkin sudah basi banget buat bahas masalah ini. Sudah berjuta-juta entri yang membahas berbagai gerakan untuk mengatasi masalah yang dialami semua penghuni bumi tercinta ini. Tapi ga ada salahnya juga kalo kalo ikut-ikutan meramaikan ajang kampanye anti global warming. Banyak banget cara yang bisa dilakukan buat memperlambat terjadinya pemanasan global. seperti slogan yang terkenal yaitu reduce, reuse dan recycle. Tapi apa hal yang bener-bener bisa kita lakukan??? Sebagai mahasiswa yang ngekos dan dengan uang saku pas-pasan akan cukup sulit untuk melakukan penghijauan di taman milik ibukos yang hanya berukuran 2x1m. Menghemat listrik berarti ga bisa facebookan, atau bikin tugas. Pake sepeda? panas, ga punya sepeda dan buat beli sepeda dana dari mana... Jadi berdasar pengalaman mari kita lihat cara-cara berikut ini: Hemat listrik = Hemat listrik ini dapat dilakukan dengan cara-cara yang cukup manusiawi, kita ga harus berganti dengan memakai petromak seperti nenek moyang kita. Yaitu