Postingan

Kalo Bosen, Enaknya Ngapain Eeaaa???

  Akhir-akhir ini saya sering mendapat curhat teman-teman yang temanya mirip-mirip lah. Paling banyak adalah bosan dengan hidup dan kerjaannya. Ya bukan berarti si teman ini bosen dan pengen pindah dari hidup yang sekarang ke hidup yang lain sih. Tapi lebih bosen dengan apa yang dilakukan sekarang ini. Bosen dengan rutinitas dan hidup sehari-hari yang dirasa begitu-gitu melulu. Bangun pagi, ngantor, pulang, persiapan buat ngator, tidur, dan begitu terus. Masih mending kalau ada kegiatan yang lain di luar kantor. Paling nggak ada kegiatan yang bikin hidup terasa lebih berwarna. Masih mendingan kalau gajinya besar di kantor, paling ngga bosennya nggak sia-sia, dan kalau luang ada kesibukan buat menghabiskan uang yang didapat. Tragisnya kalau udah bosen, terus kerja lembur terus nggak sempet ngapa-ngapain lagi, terus gajinya ngepas pulak. Plus di kator dapet abuse dari atasan, sudahlah…

TK Kyai Mojo

Gambar
Pendidikan di Indonesia ini memang memiliki beragam rupa. Saya secara kebetulan bergaul dan kecempung dalam lingkungan yang nggak jauh-jauh dari masalah pendidikan dan perkembangan anak-anak ini. Terutama anak-anak di taman kanak-kanak dan pendidikan dasar. Dari pergaulan saya ini saya jadi akrab dan cukup tau dengan beberapa macam pendidikan yang berkembang atau tidak berkembang saat ini.  Beberapa sekolah menjual kurikulum impor, inklusi, bilingual atau trilingual, dan memiliki berbagai fasilitas yang kelas satu. Beberapa sekolah lain masih berjibaku dengan jumlah murid yang semakin menipis, dan kondisi keuangan yang juga tipis. Kali ini saya berdiri di sisi TK Kyai Mojo, sekolah dengan murid dan keadaan yang begitulah...

Emang Kami Misa?

Gambar
Beberapa hari ini saya mengikuti persiapan seorang teman dalam mempersiapkan Ekaristi Kaum Muda atau EKM di desanya. Persiapan dan segala hal tentang EKM ini membawa ingatan saya pada sebuah EKM yang saya ikuti beberapa bulan yang lalu yang menimbulkan perdebatan dan meriah dengan berbagai artikel pro-kontra yang mengikutinya. Saya sendiri nggak dong dengan masalah Liturgi yang diperdebatkan. Saya dan OMK saya di Temanggung bertaun-tahun yang lalu juga pernah membuat EKM kami sendiri. Dua yang saya ingat betul. Satu untuk tahun baru 2006, satu lagi untuk hari Valentine 2006.

Analisis Artikel Jokowi dan Perpustakaan

Gambar
Ini adalah tulisan yang dikumpulkan kepada Bapak Haryatmoko sebagai tugas akhir semester mata kuliah Hermeneutika. Jokowi danPerpustakaan JJ Rizal, Sejarawan, @JJRizal, Majalah Gatra, 19-25 Juni 2014 diambil dari twitter @JJRizal Adakah cara yang paling gampang untuk mengukur sebuah kota beradab atau tidak? Pertanyaan ini muncul pada hari mulia,  World Book Day , di Museum Nasional Jakarta 23 April lalu dalam diskusi memperingati Kartini. Siapapun tahu, Kartini dan buku seperti gigi dengan gusi; dekat sekali.

Pertanyakan Sejarahmu!

Gambar
Judul buku: The 100 Year Old Man Who Climbed Out of the Window and Disappeared Pengarang: Jonas Jonasson Halaman: 508 halaman isi Penerbit: Bentang Pustaka Menarik! Itulah kata yang muncul saat saya melihat buku ini untuk pertama kalinya, apalagi setelah saya membaca sinopsis di bagian belakang buku hijau ini.

Panjang Usia Mbah Jan

Renta usianya, entah berapa pastinya aku tidak pernah bertanya. Wajah legamnya sudah penuh keriput, pendengarannya pun sudah banyak berkurang, tetapi pijatannya masih mantap terasa, pijatan yang sering diberikannya secara cuma-cuma kepada kami. Mbah Jan namanya, semua orang memanggilnya begitu. Aku tidak tahu siapa nama lengkapnya, untuk ini aku juga tidak pernah bertanya. Mungkin aku tidak cukup peduli dengan keberadaanya, hingga aku tidak cukup ingin tahu siapa dirinya, tapi aku tahu beberapa hal mengenai dirinya. Beberapa hari yang lalu aku main lagi ke Pingit. Awal tahun ajaran seperti ini selalu memberi kegiatan ekstra untuk kulakukan di Pingit. Ada beberapa administrasi yang harus diselesaikan, mungkin juga ada beberapa anak yang harus didaftarkan masuk sekolah. Kegiatan yang sudah kulakukan selama beberpa tahun belakangan ini. Dan siang kemarin aku datang lagi ke Pingit. Siang hari di awal puasa yang panas.

Ayo Nyoblos!

Gambar
Pemilu tinggal hitungan hari lagi dan saya sudah tidak sabar lagi menanti tanggal 9 Juli ini datang. Bukan kenapa-kenapa, tapi saya sudah mulai muak dengan semua perdebatan dan perselisihan yang menyertai semua pemilu ini. Sepanjang ingatan, ini adalah pemilu yang paling heboh yang pernah saya rasakan. Semua orang membicarakan pemilu, dari media yang terlihat jelas memihak, sinetron yang menyelipkan kampanye pada dialognya, semua surat terbuka yang balas membalas di media sosial, sampai berbagai media kampanye yang tersebar di segala sudut. Kreatif memang, tapi tetap saja bikin muak. Di sisi lain, saya juga ikut deg-degan dan harap-harap cemas dengan hasil pemilunya. Bagaimana pemilu nanti akan berlangsung? Siapa yang menang? Apakah akan ada kekacauan nanti setelah Pemilu selesai, melihat proses perjalanannya saja sudah begini panas. Dan semakin mendekat ke tanggal sembilan, ketakutan yang saya rasakan semakin terasa jelas.